2026: Bukan Sekadar Angka, Ini adalah Reboot Konsumen

09 January 2026

Tahun 2026 sudah di depan mata. Jika strategi Anda masih sama dengan tahun 2024, Anda berisiko tertinggal.


Kami merangkum Strategic Forecast Indonesia Market Outlook 2026. Ini 3 Pilar utama yang wajib Anda ketahui:


1. Makro Stabil, Digital Meledak

PDB diproyeksikan tumbuh 5,1% didorong IKN dan stabilitas pasca-pemilu.

Ekonomi Digital menembus $130 Miliar+, dengan Video Commerce menguasai ~25% GMV.

Transisi Hijau: Hilirisasi Nickel mencapai puncak operasional, menempatkan Indonesia di rantai pasok EV global.


2. Konsumen Baru: Digital-First & Sadar Nilai

60% Angkatan Kerja adalah Gen Z & Milenial yang kini jadi primary spender.

Mereka adalah Intentional Spender: Berani bayar premium (Trading Up) hanya jika nilainya terbukti, tapi hemat untuk kebutuhan pokok (Trading Down).

Social is the New Search: TikTok/IG mengalahkan Google dalam pencarian bukti produk.

Micro-Treats (kopi/boba) menjadi self-indulgence favorit ('The Gleamers').


3. Tren Kemanusiaan (Humanifesto) vs. AI

Ada AI Fatigue. Konsumen curiga pada konten yang terlalu dipoles.

Brands harus membuktikan "Kemanusiaan" mereka melalui konten yang raw, unpolished (Lo-Fi aesthetic), dan cerita pendiri (Founder Stories).

Kesimpulan: Pertanyaan kritisnya: Apakah Anda benar-benar mengenal konsumen Anda saat ini?


Menyambut 2026 berarti fokus pada strategi yang asli, digital-sentris, dan value-driven. Mari berdiskusi dan siapkan strategi terbaik!